Selasa, 26 April 2016

CUCAK IJO (CUCAK HIJAU)

CUCAK IJO (CUCAK HIJAU)
cucak ijo jawa/sumatra
cucak ijo mini
    Burung cucak ijo sudah tidak asing lagi dikalangan para kicau mania. Burung ini terdiri dari beberapa macam berdasarkan daerahnya ada cucuk ijo mini, cucak ijo jawa, cucuk ijo sumatra. Semua cucuk ijo ini di kelas-kelaskan berdasar dari besar tubuhnya, dari sekian cucuk ijo di atas cucak ijo dari daerah jawalah yang banyak peminatnya, dikarenakan bentuk tubuhnya yang besar dan dari suaranya pun cukup nyaring. Namun dari kesemua jenis cucak ijo dari hal pariasi lagu semuanya tidak diragukan lagi, kesemuanya sangat baik dalam masalah menirukan suara.   
  
Ciri cucak ijo jantan dan betina
     Ciri cucak ijo jantan dan betina sangatlah mudah yaitu dari mukanya cucak ijo jantan hitam menopeng sedangkan cucak ijo betina tidak. Namun jika cucak ijo masih muda, semuanya sama baik jantan ataupun betina berwarna ijo agak kekuning-kuningan dari muka sampai ke lehernya. Dari hal inilah banyaknya para kicau mania terjebak antara jantan atau betina di karenakan cucak ijo muda sangatlah mudah untuk dimaster ataupun di jinakkan.
     Oleh karena itu sangatlah penting memilih cucuk ijo muda yang sudah jelas jantan atau betinanya, meski di bagian lehernya ada se titik warna hitam itu menandakan cucuk ijo pasti jantan.  
          
Perawatan Cucak Ijo
     Perawatan burung cucak ijo sangatlah mudah mandi jemur secukupnya seperti halnya merawat burung lain. Namun perlu para K.M ketahui bahwasanya burung cucak ijo adalah jenis burung yang sangat suka buah-buahan oleh karena itu cucak ijo sangatlah suka seperti buah pisang, pepaya, apel dan kiwi sangat baik untuk mendobrak performanya kalau pemberian E.F berupa serangga beri hanya secukupnya misal pemberian jangkrik 2 ekor di pagi dan sore hari setelah mandi, dan pemberian kroto 1 sendok cukup 1 minggu sehari ataupun pemberian serangga yang lain.

Senin, 11 April 2016

BURUNG PLECI

                                                              Burung pleci/kacamata


   Burung pleci adalah burung kecil berwarna hijau dengan lingkar putih mengelilingi kedua matanya, burung ini menjadi booming sejak tahun 2010. Yang menjadikan burung ini menjadi ramai di pelihara oleh kalangan kicau mania karena adanya perlombaan burung tersebut, sehingga dari segi harga pun melambung dan banyaknya perburuan besar-besaran. Meski bentuk burung pleci relatif kecil namun dari suara kicauannya tidak diragukan lagi selain suara aslinya berupa tembakan (ngalas) burung pleci juga cukup pintar menirukan suara burung lain (ngerol).
     Perawatan burung pleci sangatlah mudah, pagi di embunkan, jam 8 di mandikan, jemur sampai jam 9 terus simpan di tempat teduh sampai jam 12, lalu krodong dan jam 3 buka krodong pleci gantang di tempat cukup tinggi jam 5 burung krodong kembali. Selama pengkrodongan pemasteran bisa dilakukan baik di dempet dengan burung masteran atau dengan media mp3.
     Pemberian E.F berupa kroto, ulat hongkong, nektar, madu, buah-buahan dll, bisa di berikan setelah burung di mandikan di pagi hari. Untuk pakan harian sebaiknya para K.M meraciknya.
Cara meracik pakan harian pleci ; pertama siapkan bahan,voer ayam (5-11) ½ kg, voer rumput laut (tumbuk setengah halus), 1 butir telor ayam mentah, kroto 2 sendok makan, tepung jangkrik 1 sendok teh, susu bubuk tanpa gula 2 sendok makan.
Telor ayam dan kroto di aduk dengan voer 5-11 lalu di sangrai sampai agak kering dan harum (sekitar 15 menit) lalu tiriskan. Setelah voer benar-benar kering dan dingin lalu di tumbuk hingga halus terus di ayak. Setelah halus lalu masukan voer rumput laut, tepung jangkrik dan susu bubuk diaduk hingga tercampur.
     Dengan pakan racikan tersebut anda tak perlu lagi memberikan E.F. anda cukup menambahkan E.F berupa buah-buahan (jeruk peras, pisang, pepaya, jambu biji dsb) ataupun berupa sayuran seperti tomat, ketimun, jagung muda yang di iris dsb
Cara meracik E.F tambahan 1 ; kacang ijo ½ ons, gula aren ¼ gandu, madu original 1 sendok teh.
Kacang ijo dan gula aren direbus hingga kacang ijo matang dan lembek, lalu peras rebusan tersebut dengan kain, campurkan madu dan siap sajikan dalam sangkar burung pleci. Hal tersebut bisa anda lakukan 2 minggu sekali saja.
Cara meracik E.F tambahan 2 ; 1 buah jeruk peras, 1 sendok teh madu
Peras jeruk peras dan campurkan madu.
     Itulah beberapahal yang mungkin bisa menjadi referensi pleci mania supaya performa burung pleci kesayangannya bisa tetap gacor dan stabil, cara tersebut juga bisa di lakukan terhadap burung pleci bakalan. Dan anda juga bisa berexperimen terhadap pakan yang burung kesayangan anda sukai, karena masing-masing burung beda karakter beda kesukaannya juga.

Jumat, 19 Februari 2016

MENJAGA PERFORMA ANIS MERAH

Menjaga Performa Anis Merah Pasca mabung
https://youtu.be/Sz7m33nLE_I
     Burung anis merah sering disebut memiliki karakter yang mudah berubah, sehingga banyak pemilik yang merasa kesulitan dalam merawatnya. Meski begitu, burung ini masih punya banyak penggemar, meski dalam even lomba hanya ramai di   beberapa wilayah saja, terutama Bandung, Blok Timur, serta Bali  dan Nusa Tenggara. Salah satu kunci sukses dalam menjaga performa burung anis merah terletak pada perawatan pascamabung. Pascamabung merupakan waktu yang paling rentan burung kesayangan kita ini berubah baik dari segi karakteristik maupun dari suara nyanyiannya, lain halnya dengan burung anis yang memang memiliki mental baja, namun dari 100 hanya 1 yang berkarakter demikian.
     Meski sudah menyelesaikan masa mabungnya, bukan berarti anis merah siap untuk beraksi kembali. Bagaimanapun, burung membutuhkan waktu selama beberapa minggu untuk memulihkan kondisi dan staminanya yang sempat drop. Hal-hal kecil seperti ini sering kurang difahami sebagian penggemar anis merah. Mereka menganggap burung miliknya bisa segera ditampilkan begitu beres mabung. Alhasil burung akan berubah sifat dan karakternya, mulai dari mendadak macet bunyi hingga burung menjadi galak.
     Berikut ini beberapa aktivitas yang bisa menjadi acuan dalam merawat anis merah pascamabung:
  • Pengembunan
  • Rutin mandi
  • EF wajib berupa cacing tanah (cacing kalung)
  • Multivitamin untuk memulihkan kondisi burung
  • Pakan alternatif
1. Pengembunan

Burung anis merah yang baru beres mabung perlu diembunkan secara rutin. Pengembunan ini bertujuan untuk merangsang burung kembali berbunyi karena menghirup udara segar di pagi buta. Secara naluriah, semua jenis burung berkicau akan tertarik untuk bersuara pada pagi buta (sekitar / selepas waktu subuh), untuk mengabarkan keberadaannya. Ini sudah menjadi instink burung di alam liar. Apabila tidak bisa pagi-pagi sekali, pukul 05.00 – 06.00 masih bisa dianggap sebagai waktu ideal untuk mengembunkan burung. Anis merah yang sering ngeplong saat diembunkan, biasanya menjadi ciri bahwa burung ini akan mudah dalam perawatannya namun bila sebaliknya, burung harus diberikan perawatan yang cukup extra.

2. Rutin memandikan burung

Setelah burung anis merah rampung mabung, hal yang paling disukainya adalah mandi. Frekuensi mandi bisa ditingkatkan daripada biasanya. Anis merah yang beres mabung sebaiknya lebih rutin dimandikan. Anda juga bisa memberikan terapi air mancur atau air terjun (kucuran air), dengan menaruh plastik berisi air yang telah dilubangi dengan lidi di atas karamba mandi. Terapi ini cukup menyenangkan bagi burung anis merah.

3. Pemberian cacing tanah (cacing kalung)

Setelah mabung, anis merah membutuhkan pakan berprotein tinggi, terutama yang bersumber dari hewan (protein hewani). Hal ini sangat bagus untuk memulihkan kondisinya yang selama beberapa pekan drop akibat proses ganti bulu. Hampir semua burung anis atau burung-burung dari genus Zoothera, seperti anis macan / ampenan, anis kembang, anis cendana, dan anis merah, merupakan pemakan cacing tanah. Dengan dua tungkai kaki yang jenjang, mereka sering mengais daun-daun yang membusuk di permukaan tanah untuk mencari pakan alaminya berupa cacing tanah. Cacing tanah adalah pakan alami burung anis merah karena itu, burung anis merah setelah rampung mabung juga sangat bagus diberi cacing tanah, meski pakan alami ini juga sering diberikan dalam perawatan harian selama ini. Jangkrik dan ulat hongkong jangan diberikan dulu. Pemberian cacing tanah pada anis merah pascamabung bermanfaat untuk memulihkan stamina dan kondisi burung. Jika kondisinya sudah stabil, tentu burung akan cepat kembali pada kondisi semula yaitu rajin bunyi atau kembali teler.
 
 4. Pakanan Alternatif

Selain cacing tanah, para KM juga bisa memberi pakan alternatif lainnya untuk merangsang burung agar segera berbunyi seperti semula. Sesuai dengan tipikalnya sebagai burung pemakan buah, anis merah bisa diberi buah-buahan seperti apel, pepaya, pisang, dan sebagainya. Porsi diberikan bergantian misal; senin – selasa pisang besoknya pepaya dan lusa apel dst, sampai burung benar-benar gacor stabil.

 5. Multivitamin untuk Memulihkan Kondisi Burung

Bagaimanapun, kebutuhan vitamin tambahan untuk burung-burung yang berada dalam sangkar atau kandang mutlak diperlukan. Ini berbeda dari burung di alam liar yang secara instink bisa mendeteksi kebutuhan vitamin untuknya, dan dengan mudah mendapatkannya di alam. Burung piaraan hanya bisa memperoleh vitamin dari pakan yang disediakan. Berdasarkan hasil penelitian, hampir semua burung piaraan manusia kekurangan vitamin dan mineral. Oleh sebab itu, sebagian besar penggemar burung di luar negeri (terutama Eropa, Amerika, Australia) selalu memberikan suplemen vitamin dan mineral, di luar pakan utama dan pakan tambahan. Burung yang berkecukupan vitamin memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik, memiliki stamina dan power lebih bagus untuk mengeluarkan suara kicauannya. Apalagi bagi burung yang baru pulih mabung, multivitamin sangat bagus untuk mempercepat pemulihan kondisi tubuh. Dengan perawatan pascamabung yang tepat, burung anis merah lebih cepat kembali dalam kondisi top form, bahkan bisa lebih baik daripada performa sebelum mabung.
     Jika burung benar-benar stabil, para KM hanya cukup memberikan perawatan seperti biasa sebagai mana sudah saya jelaskan sebelumnya perawatan burung anis merah. Karena jika di rawat terus menerus sebagaimana di atas tidak menutup kemungkinan birung anis akan over birahi. Berung anis merah over birahi OB akan saya kupas di ulasan berikutnya.

PERAWATAN BURUNG ANIS MERAH


 Hasil gambar untuk burung anis merah
PERAWATAN BURUNG ANIS MERAH

     Salam kicau mania... semua orang tahu dengan burung yang satu ini, tidak hanya di kalangan para kicau mania saja, karena burung anis merah adalah burung yang begitu mempesona baik dari warnanya, suara nyanyiannya, ataupun ciri khas telernya yang begitu mempesona meliuk kekiri dan kekanan. Pertama – tama mimin akan menjelaskan karakter dari burung ini dahulu.
      Anis merah atau anis cacing atau punglor bata dan termasuk jenis spesies zoothera citrina. Adalah jenis burung berkarakter pemalu/sensitif terhadap baik manusia, hewan, perubahan lingkungan, perubahan pemberian pakan, ataupun perubahan jadwal memandikannya. Anis merah memiliki karakter yang agak berbeda dari burung kicauan lainnya. Jika jenis burung lainnya mudah terpancing untuk bunyi, tidak demikian dengan anis merah. Bahkan ada anggapan bahwa memelihara anis merah memerlukan kesabaran tingkat tinggi.
     Namun bagi yang sudah lama memelihara aneka jenis burung kicauan, merawat anis merah tidak jauh berbeda dari jenis kicauan lainnya. Hanya saja diperlukan improvisasi dan beberapa experimen di sana-sini. Untuk perawatan harian burung anis bisa dicoba dengan beberapa tips di bawah ini (anis merah trotolan/muda hutan)

1. pemberian pakan harian

Pakan harian berupa voer sesuaikan dengan kebutuhan dan kepercayaan para KM terhadap suatu merk/produk yang biasa di beli.Pakan tambahan / extra fooding (EF) diperlukan untuk menjaga kondisi dan mendukung aktivitas harian burung, berupa ulat hongkong, jangkrik, cacing kalung dan buah-buahan (pisang kepok, pepaya, tomat, kiwi, apel merah, sawo, alpukat) yang segar. Jika burung tidak mau bersuara ngeplong, cenderung ngeriwik saja, berarti pemberian EF harus lebih ditingkatkan, baik porsi maupun jenisnya. Semua EF di atas ada pengaruh dan kelebihannya masing-masing.

2. Berikan suasana tenang

Jika Anda menggantung sangkar di tempat biasa, dan selama itu pula anis merah hanya ngeriwik, itu berarti sudah waktunya memindah sangkar ke tempat lain yang lebih nyaman. Ini bisa membantu / memancing anis merah untuk mengeluarkan suara ngeplongnya. Alternatifnya, jangan mengedorong burung pada malam hari. Jika selama ini burung ogah ngeplong lantaran merasa kurang nyaman pada siang hari, maka pada malam hari dan dalam kondisi tanpa kerodong itulah burung biasanya mau mengeluarkan suara ngeplongnya. Begitu juga yang terjadi ketika jika Anda rutin memberikan pengembunan di pagi hari.

3. Pancing birahinya dengan burung sejenis 

Para KM bisa membawa burungnya ke acara latberan untuk membiasakan keramaian, juga bisa mengajak teman-teman KM yang memiliki anis merah baik yang masih ngeriwik atau sudah ngeplong untuk berkumpul dan mengecas jagoannya masing-masing. Biasanya, dalam kondisi tersebut, ada satu atau beberapa burung yang terpancing mengeluarkan suara kicauannya dengan kencang. Bahkan ada juga yang langsung teler.

4. Dongkrak birahinya dengan multi vitamin

Apabila burung tetap bersuara ngeriwik, meski sudah lama dipelihara bahkan mendapat perawatan seperti saran di atas, para KM bisa mencoba alternatif lain seperti memberinya multi vitamin tambahan baik yang di campur dalam air ataupun di oleskan pada EF. Bisa jadi kemungkin anis merah para KM secara genetik ada kekurangan hormon. Jika semua cara diatas berhasil, anda sebaiknya merawat dan menjaga burung dengan konsisten dan bisa juga membaca menjaga performa burung anis merah dalam ulasan berikutnya.

Senin, 11 Januari 2016

Macam Masalah dan Solusinya Beternak Lovebird


BERMACAM MASALAH BETERNAK LOVEBIRD DAN SOLUSINYA

     Salam kicau mania... dalam menjalankan sesuatu hal apapun itu, kita tak lepas dengan yang namanya permasalahan. Masalah selalu bembayangi kita setiap saat. Kegagalan demi kegagalan selalu datang silih berganti, namun bila kita menyerah maka kita adalah orang yang benar-benar gagal / kalah dalam berperang dengan diri kita sendiri. Begitupun dengan hobi kita yang satu ini yaitu merawat burung. Seringkali kita merasa putus asa karena rawatan kita tak sesuai dengan apa yang kita harapkan seperti yang satu ini beternak lovebird. Baik inilah bermacam masalah yang selalu di hadapi oleh para breader pemula seperti yang saya alami pertama kali.

     1.   Susah berjodoh
Hal ini telah saya jelaskan di ulasan sebelumnya bila belum juga mau berjodoh coba trik menjodohkan      lovebird sampai berhasil. Jika tetap saja lovebird susah berjodoh solusinya  ganti salah satunya mungkin beda warna atau sewarna ataupun beda umur yang pasti pejantan harus berumur cukup lebih dari betinanya. Misalkan anda menjodohkan paskun x paskun, tetapi kedua burung tatap tidak berjodoh dan selalu bertengkar, maka coba salah satunya ganti dengan warna lain, pasblue, pasjo dsb.

     2.   Tidak mau kawin
Bila lovebird telah berjodoh seperti saling meloloh, saling berdempetan jika sedang tidur dsb. Barulah tinggal menunggu kawin. Perkawinan biasa terjadi pagi hari antara pukul 06 sampai jam 11, sore hari sekitaran pukul 03 s/d pkl 05. Jika sudah sekian lama kita menunggu LB tidak juga bertelur itu berarti si pejantan belum mengawini betinanya. Faktor penyebabnya bisa dikarenakan pejantan yang kurang cukup birahi atau sebaliknya bisa juga suasana sekitar yang terlalu mengganggu kenyamanan sangkar umbaran. Solusinya usahakan suasana sekitar cukup nyaman, perbanyak pemberian extra fooding (jagung muda, biji bunga matahari, kangkung, kecambah dsb). Karena LB adalah burung koloni usahakan selalu mendengar dan melihat LB lain disekitar kandang ternak.

     3.   Tidak bertelur
LB tidak mau bertelur dari sekian lama kita jodohkan meski LB sudah berjodoh dan kawin. Hal ini bisa terjadi mungkin LB kita jantan keduanya atau bisa terjadi memang LB itu mandul. Solusinya ganti salah satu LB atau kurangnya perawatan, bisa juga LB pisahkan terlebih dahulu dan rawat masing masing dengan rawatan extra seperti mandi, penambahan waktu penjemuran, penambahan EF, pemberian vitamin untuk breading banyak dijual di toko burung, dsb.

     4.   Telur tidak menetas
Telur tidak mau menetas bisa terjadi betina tidak mengeraminya, suasana sangkar terlalu rame, kurang EF, kurang perawatan, suhu ruangan terlalu panas karena suhu ruang dalam box harus aga lembab. Hal ini bisa kita perhatikan LB betina jika sedang mengerami selalu bolak balik sambil membawa media sarangnya dan mencelupkannya kedalam air lalu membawanya kembali ke box. Para KM coba menutup bagian sangkar dengan dus yang cukup tebal selalu menyemproy bagian box dengan air.

     5.   Anakan selalu mati  
Jika telur sudah menetas, tetapi anakan tak lama mati, ini dikarenakan beberapa kemungkinan. Indukan terlampau birahi, terlalu banyak EF, terganggu lingkungan sekitar (tikus, cicak, orang berlalu lalang, suhu ruangan terlalu panas dsb). Berdasarkan pengalaman saya , kemungkinan terbesar adalah faktor EF, solusinya hentikan pemberian biji matahari, suplemen/multi vitamin, kangkung dan lainnya kecuali jagung muda dan milet putih. Karena dari bahan berikut diatas, dapat mendongkrak birahi indukan, sehingga indukan akan terus kawin untuk bertelur kembali sehingga anakan terbengkalai dan mati.
     Dalam beternak haruslah banyak memperhatikan berbagai faktor pendukung seperti keadaan lingkungan, kebersihan, ketersediaan pakan dan multi vitamin serta obat-obatan luar seperti pencegah tikus, semut, kutu dsb serta sirkulasi udara. Inilah permasalahan yang sering kita alami, segala solusi diatas berdasar pengalaman dan hasil experimen seadanya saya saja.